Kisah Dakwah 25 Rasul 2

Kalian diharapkan sudah hafal nama 25 rasul yang wajib kita ketahui. Oleh karena itu, selanjutnya marilah kita pelajari sebagian dari kisah dan perjuangannya dalam berdakwah.

12) Nabi Ayyub a.s.
Nabi Ayyub a.s. adalah seseorang yang mempunyai kekayaan yang melimpah ruah, baik berupa binatang ternak maupun tanah pertanian yang luas yang membentang di daerah Hauran. Allah memberikan ujian cobaan yang akhirnya semua hartanya lenyap seketika. Ia juga ditimpa penyakit kulit yang luar biasa sehingga dikucilkan oleh masyarakat dan dibuang di penampungan sampah Bani Israil. Sekujur tubuhnya banyak dihinggapi berbagai macam serangga. Nabi Ayyub a.s. menjalaninya dengan penuh kesabaran dan ketabahan. Bahkan beliau menambah keimanan dan ketaatannya kepada Allah serta selalu meningkatkan rasa syukur kepada Allah Swt. Sebagaimana firman Allah Swt.:
Artinya:” Dan ingatlah akan hamba kami Ayyub, ketika dia menyeru Tuhan-Nya:” Sesungguhnya aku diganggu setan dengan penderitaan dan bencana.”(Q.S. ¢±d/38:41)

13) Nabi Syu’aib a.s.
Nabi Syu’aib a.s. bergelar Khotibul Anbiya yang artinya ahli pidato nabinabi. Ini disebabkan karena kefasihan, ketinggian, dan kedalaman katakatanya dalam menyampaikan risalah agama kepada umatnya. Beliau diutus untuk menuntun penduduk Madyan. Kala itu penduduk Madyan menyembah “Aikah” yaitu pohon besar yang berada di hutan. Mereka juga mempunyai kebiasaan melakukan perbuatan keji dan tercela, merampok, menipu, dan mengurangi takaran timbangan.
Para penduduk Madyan beranggapan bahwa mengurangi timbangan dalam jual beli merupakan hal yang biasa. Bahkan mereka beranggapan bahwa hal itu merupakan salah satu bentuk keahlian dan kepandaian dalam jual-beli.
Nabi Syu’aib a.s. datang dan mengingatkan bahwa hal tersebut merupakan hal yang hina dan termasuk pencurian. Nabi Syu’aib a.s. memberitahukan kepada mereka bahwa beliau khawatir jika mereka meneruskan perbuatan keji dan dusta itu niscaya akan turun kepada mereka azab di mana manusia tidak akan dapat menghindar dari siksaan itu.
Penduduk Madyan menolak dan mendustakan ajakan dan ajaran tersebut hingga akhirnya Allah menurunkan Azab berupa petir dan kilat yang menghanguskan mereka:
Artinya:” Orang-orang yang mendustakan Syuaib seakan-akan mereka belum pernah tinggal di (negeri) itu. Mereka yang mendustakan Syuaib, itulah orang-orang yang rugi.”(Q.S. al-‘Arāf/7:92)

14) Nabi Musa a.s.
Nabi Musa a.s. dilahirkan pada saat Fir’aun sedang merajalela berbuat kezaliman dan sewenang-wenang di muka bumi Mesir serta menjadikan penduduk yang terpecah belah. Fir’aun sangat menindas rakyatnya dan menyembelih anak laki-laki yang baru lahir sedangkan anak perempuan dibiarkan hidup. Ini semua dilakukan karena ia percaya pada ramalan bahwa suatu saat akan ada laki-laki yang menggantikan tahtanya. Ketika Musa lahir Allah memberikan petunjuk agar dihanyutkan di sungai Nil.
Ternyata dia diambil oleh para pembantu Fir’aun dan dibawa ke istana.
Akhirnya, ia dijadikan anak angkat oleh istri Firaun.
Nabi Musa kemudian menjadi putra angkat di istana Fir’aun. Setelah dewasa Nabi Musa menyadari bahwa dirinya merupakan bagian dari bangsa Bani Israil. Nabi Musa a.s. berkeinginan untuk membebaskan Bani Israil dari perbudakan Fir’aun di Mesir. Setelah Allah memberikan petunjuk dan wahyu kepada Nabi Musa a.s. di Lembah Tuwa, maka beliau dengan penuh kemantapan pergi ke kerajaan Mesir untuk berdakwah kepada raja Fir’aun.
Firman Allah:
Artinya:” Ketika Tuhan memanggilnya (Musa) di lembah suci yaitu Lembah Tuwa; Pergilah kamu kepada Fir’aun! Sesungguhnya ia telah melampaui batas.” (Q.S. an-Nāzi’āt/79:16-17)

15) Nabi Harun a.s.
Nabi Harun a.s. adalah seorang yang saleh dan berhati lembut yang mengemban risalah kenabian bersama dengan Nabi Musa a.s. Mereka diutus untuk Bani Israil. Nabi Harun a.s. adalah seorang nabi dan rasul sebagaimana firman Allah Swt.:
Artinya: Dan Kami telah menganugerahkan sebagian rahmat Kami kepadanya, yaitu (bahwa) saudaranya, Harun, menjadi nabi.(Q.S. Maryam/19:53)

16) Nabi Zulkifli a.s.
Beliau diberi nama Zulkifli yang artinya orang yang mempunyai kesanggupan karena beliau pernah berjanji akan menyelesaikan semua persoalan serta akan memberikan keputusan yang adil di antara kaumnya. Sebagaimana firman Allah Swt.:
Artinya: “Dan (ingatlah kisah) Ismail, Idris dan Zulkifli. Mereka semua termasuk orang-orang yang sabar. Dan Kami masukkan mereka ke dalam rahmat Kami. Sungguh, mereka termasuk orang-orang yang saleh”.(Q.S. al-Anbiyā/21:85-86)

17) Nabi Daud a.s.
Nabi Daud a.s. diutus oleh Allah kepada kaum Bani Israil. Pada saat itu Jalut berlaku sewenang-wenang, menindas, serta mengusir Bani Israil. Allah memberikan kelebihan kepada Nabi Daud a.s. antara lain: a) dapat melunakkan besi yang digunakan sebagai perlengkapan perang, b) gunung-gunung dan burung-burung bertasbih kepadanya. Sebagaimana firman Allah Swt.:
Artinya: “Dan sungguh, Telah Kami berikan kepada Daud karunia dari Kami. (Kami berfirman), “Wahai gunung-gunung dan burung-burung! Bertasbihlah berulang-ulang bersama Daud,” dan Kami telah melunakkan besi untuknya”.(Q.S. Saba’/34:10)

18) Nabi Sulaiman a.s.
Nabi Sulaiman a.s. adalah nabi yang mewarisi ilmu pengetahuan dan kitab Zabur milik Nabi Daud a.s. Beliau memiliki tentara yang terdiri dari jin, manusia, dan burung-burung. Mereka dapat diatur dan berbaris dengan tertib. Beliau pula dapat mengerti bahasa burung dan semut. Wafatnya Nabi Sulaiman dirahasiakan oleh Allah dari semua makhluk, kecuali rayap yang telah memakan tongkatnya. Sebagaimana firman Allah Swt.:
Artinya: “Dan Kami (tundukkan) angin bagi Sulaiman, yang perjalanannya pada waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya pada waktu sore sama dengan perjalanan sebulan (pula)...”(Q.S. Saba’/34:12)

19) Nabi Ilyas a.s.
Nabi Ilyas a.s. sering dipangggil dengan sebutan Ibnu Yasin. Beliau diutus untuk kaum Ba’albak yang menyembah berhala yang benama Ba’al yang berasal dari Phunicia. Sebagaimana Firman Allah Swt.:
Artinya:” Dan sungguh, Ilyas benar-benar termasuk salah seorang rasul (Ingatlah) ketika dia berkata kepada kaumnya, “Mengapa kamu tidak ber-takwa?Patutkah kamu menyembah Ba’l dan kamu tinggalkan (Allah) sebaik-baik pencipta.”(Q.S. a¡-¢h±ff±t/37:123-125)

20) Nabi Ilyasa a.s.
Nabi Ilyasa a.s. diangkat oleh Allah menjadi Rasul untuk Bani Israil yang membawa risalah kenabian menggantikan Nabi Ilyas a.s. Umatnya banyak yang berbuat durhaka kepada Allah sebagaimana firman Allah Swt.:
Artinya:” dan Ismail, Ilyasa‘, Yunus, dan Lut. Masing-masing Kami lebihkan (derajatnya) di atas umat lain (pada masa-nya).”(Q.S. al- An’ām/6:86)

21) Nabi Yunus a.s.
Nabi Yunus a.s. diberi gelar Dzun-Nun diutus oleh Allah untuk kaum Nainuwi. Umat Nabi Yunus a.s. banyak yang durhaka kepada Allah sehingga Nabi Yunus pergi meninggalkannya. Di tengah perjalanan Nabi Yunus dilemparkan ke laut karena kapal yang ditumpanginya kelebihan muatan. Atas pertolongan Allah, Nabi Yunus a.s. yang ditelan ikan paus yang sangat besar dimuntahkan kembali hingga terdampar di daerah yang tandus dan tidak ada makanan apapun kecuali pohon Yaqthin (sejenis labu). Sebagaimana firman Allah Swt.:
Artinya:” dan Ismail, Ilyasa‘, Yunus, dan Lut. Masing-masing Kami lebihkan (derajatnya) di atas umat lain (pada masa-nya).”(Q.S. al- An’ām/6:86)

22) Nabi Zakariya a.s.
Nabi Zakariya a.s. diangkat menjadi rasul untuk kaum Bani Israil. Nabi Zakaria dikenal sebagai nabi yang gigih memperjuangkan agama Allah dan tidak pernah putus asa. Setiap berdoa, beliau selalu memohon agar memiliki seorang anak yang nantinya akan melanjutkan tugasnya menyeru umat kepada kebenaran. Sebagaimana firman Allah Swt.:
Artinya: “Di sanalah Zakaria berdoa kepada Tuhannya. Dia berkata, “Ya Tuhanku, berilah aku keturunan yang baik dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa.”(Q.S. ²li Imrān/3: 38)

23) Nabi Yahya a.s.
Nabi Yahya a.s. adalah putra Nabi Zakariya a.s. yang melanjutkan risalah ayahnya. Sejak kecil ia terpelihara atau terjaga dari perbuatan syirik dan maksiat. Sebagaimana firman allah Swt.:
Artinya: “Wahai Yahya! Ambillah (pelajarilah) Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh.” Dan Kami berikan hikmah kepadanya (Yahya) selagi dia masih kanak-kanak.”(Q.S. Maryam/19:12)

24) Nabi Isa a.s.
Nabi Isa a.s. diangkat menjadi untuk menyerukan agama kepada kaum Bani Israil. Pokok ajaran yang dibawa oleh Nabi Isa sama dengan ajaran Islam sekarang yaitu mengesakan Allah. Kitab yang diturunkan kepadanya adalah Injil. Nabi Isa a.s. mempunyai sahabat yang dikenal dengan nama Al-Hawariyyun yang berjumlah 12 orang. Nabi Isa a.s. dikejar-kejar oleh tentara kerajaan Herodes yang sangat kejam. Akhirnya Nabi Isa a.s. bisa ditangkap karena bantuan Yahuda, sahabat Nabi Isa a.s. berkhianat kepadanya. Atas pertolongan Allah maka Nabi Isa a.s. diselamatkan dan diangkat ke langit pada saat usia 33 tahun.
Tentang kerasulan Nabi Isa a.s. ini dijelaskan dalam firman Allah Swt.:
Artinya:” Al-Masih putra Maryam hanyalah seorang Rasul. Sebelumnya pun sudah berlalu beberapa rasul. Dan ibunya seorang yang berpegang teguh pada kebenaran... “.(Q.S. al-Māidah/5:75)

25) Nabi Muhammad saw.
Nabi Muhammad saw. dilahirkan di dalam masyarakat jahiliyah yang menyembah berhala, suka berjudi, mabuk-mabukan, menindas, berdusta, dan merendahkan kaum wanita. Nabi Muhammad saw dikenal sebagai seorang pemuda yang memiliki sifat yang lemah lembut, suka menolong, dan selalu berkata jujur sehingga diberi gelar “Al Amin” yang artinya yang terpercaya.
Nabi Muhammad saw. mengubah kepercayaan bangsa Arab Quraisy dan adat istiadatnya dengan ajaran Islam. Nabi Muhammad saw adalah nabi dan rasul yang terakhir yang membawa ajaran Islam yang diperuntukkan bagi seluruh umat manusia di dunia. Pada saat Nabi Muhammad saw sedang bertahannus (menyendiri dan beribadah) di Gua Hira’ datanglah Malaikat Jibril untuk menyampaikan wahyu yang pertama surat al-Alaq ayat 1-5.
Mengenai kerasulan Nabi Muhammad saw ini, dinyatakan oleh Allah dalam firman-Nya:
Artinya: “Muhammad adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia bersikap keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu melihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridaan-Nya...”(Q.S. al-fath/48:29)

Sumber : buku k13 PAI kelas VIII