5 tips mencuci sepeda motor, fakta atau mitos?

Motor saat ini sudah jadi barang terpenting kedua setelah ponsel yang kita miliki. Ya bagaimana tidak Saboom, benda tersebut selalu menemani ke manapun kita pergi. Jadi secara otomatis kita juga harus menjaga kebersihan si kendaraan roda dua kesayangan. Demi terlihat kinclong, si kuda besi selalu dicuci minimal seminggu sekali. Namun, saking seringnya membersihkan sepeda motor kesayangannya, para pengendara masih tidak tahu menahu tentang apa yang boleh atau tidak dilakukan saat mencuci si roda dua.


Meski mencuci motor terlihat remeh, ternyata ada hal yang harus diperhatikan Saboom. Misalnya saja komponen yang tidak boleh terkena terlalu banyak air. Tapi, enggak cuma itu saja, ada banyak lagi hal yang tak boleh dilakukan saat mencuci sepeda motor. Apa sajakah itu? Kita simak ulasannya berikut ini.


Cuci motor saat mesin masih panas


Saat ini masih banyak orang yang mencuci motor dalam keadaan panas. Mereka yang tidak mengerti, tak jarang langsung saja mengguyurkan air ke motor. Padahal, mencuci kendaraan roda dua dalam keadaaan seperti itu sangat salah besar Saboom. Seperti yang sudah dijelaskan di pelajaran Fisika, kalau logam panas dan air dingin adalah hal bertentangan. Kalau logam tetap disiram air, maka akan terjadi kerusakan.


Mencuci saat mesin panas [Sumber Gambar]Nah, hal itulah yang akan terjadi pada motor kalau tetap diguyur air dingin. Blok mesin akan retak dan bagian krom juga mengalami kerusakan. Jadi, kalau tak ingin begini harus menunggu keadaan motor dingin terlebih dahulu. Paling tidak 15 menit supaya pendinginan lebih maksimal lagi.

Membersihkan motor langsung pada body


Ada lagi hal yang tidak boleh dilakukan pada saat mencuci motor Saboom. Yakni langsung membersihkan di bagian bodymotor. Kita sebenarnya harus mencuci bagian yang kotor terlebih dahulu, misalnya ban, spakbor atau bagian detail mesin lainnya.


Mencuci motor langsung pada body [Sumber Gambar]

Jika langsung membersihkan body, bisa-bisa motor menjadi baret. Lalu, ada hal yang wajib diperhatikan lagi nih. Yaitu harus membedakan alat pembersih untuk roda, mesin dan body. Alasannya ya sama seperti sebelumnya yaitu supaya komponen-komponen tersebut tidak rusak pada saat dicuci.


Mencuci motor pada malam hari


Mungkin beberapa orang masih belum tahu dengan hal yang satu ini. Itu adalah tidak disarankannya membersihkan motor pada malam hari Saboom. Ini dikarenakan kebanyakan orang kemungkinan besar setelah mencuci motor pada malam hari, langsung dimasukkan ke garasi tanpa dikeringkan terlebih dahulu.


Cuci motor pada malam hari [Sumber Gambar]

Nah, itulah yang menjadikan si kuda besi berkarat pada komponen-komponen pentingnya. Misalnya saja as roda atau kaliper rem. Selain itu akibat lainnya yang akan diterima yaitu korosi dan gemuk pada as roda lama-lama akan menghilang.


Menggunakan air yang bertekanan tinggi


Sampai sekarang masih banyak orang beranggapan kalau mencuci motor menggunakan air bertekanan tinggi bisa menghilangkan noda dengan cepat. Padahal, itu pernyataan yang sangat salah besar Saboom. Karena semprotan air yang bertekanan tinggi bisa merusak komponen-komponen tertentu.


Mencuci dengan air bertekanan tinggi [Sumber Gambar]

Contohnya saja bagian yang berkaitan dengan kelistrikan. Oleh karena itu, mulai sekarang mencuci motor harus menggunakan air yang tekanannya sedang. Ya, walaupun itu melelahkan dan membutuhkan waktu lebih lama, tapi hal tersebut lebih baik daripada motor harus mengalami kerusakan.


Mengarahkan air ke sekitar lampu depan


Satu lagi yang masih sering diabaikan adalah menyemprotkan air ke lampu depan motor. Hal ini sah-sah saja sebenarnya dilakukan, namun biasanya pada bagian ini jarang sekali dikeringkan saat setelah mencuci motor. Kalau tidak dikeringkan, akibatnya bisa membuat si lampu berembun Saboom dan itu bisa mengakibatkan tidak berfungsi normal seperti biasanya.


Menyemprotkan air ke lampu depan [Sumber Gambar]

Jadi, solusinya adalah lampu harus segera dilap atau bisa juga menyalakan lampu depan pada posisi sinar jauh. Hal tersebut bisa membuat lampu panas dan lambat laun si embun akan menghilang.


Nah, ternyata hal yang sering dilakukan pada saat mencuci motor ternyata berbahaya bagi si kuda besi. Oleh karena itu, mulai sekarang bagi kalian yang masih melakukan salah satu hal di atas, harus segera dihindari. Tidak mau kan motor menjadi rusak hanya gara-gara cara membersihkan motor yang salah?