Simbol Tari

1. Mengamati simbol dalam gerak
Gerak tari memanah dalam tari Beksa Panah dari Kalimantan Selatan. Gerak ini memiliki kesamaan antara gerak dalam tari dengan gerak yang sebenarnya, atau dengan kata lain gerak memanah pada tari Beksa Panah meniru dari gerak memanah. Dengan demikian maka gerak ini memiliki simbol gerak bermakna.
Selanjutnya coba amati gerak di bawah ini. Bagaimana gerak ini dilakukan. Apakah gerak ini memiliki kemiripan dengan gerak sehari-hari. Apakah gerak ini memiliki arti? Bagaimana kesan kalian melihat selendang yang melayang.
Gerak ini bernama alung soder dalam tari Kandagan dari Jawa Barat. Alung soder pada tari Kandagan merupakan ciri khas pada tari tersebut yang dilakukan untuk keperluan estetis tari dan tidak terkait dengan gerak sehari-hari. Dengan demikian, maka gerak alung soder adalah gerak murni.
2. Mengamati simbol dalam busana
para penari menggunakan busana yang memberi kesan pada penampilan seseorang dengan status tertentu (status display)/simbol status.
Tari Gawil dari Jawa Barat: Busama yang dipakai penari adalah jenis busana bangsawan Sunda pada abad 19. Simbol status kebangsawanan diperoleh dari motif, kain, model jas
dan tutup kepala, serta asesoris busana (kalung rantai dan kancing mas) yang hanya dipakai oleh kalangan bangsawan Sunda.
Garis alis, garis mata, garis mulut dan hidung pada wajah topeng maupun warnanya berbeda. Perbedaan tersebut sangat mencolok memberikan kesan yang berbeda dari dua karakter topeng yang berbeda. Topeng warna putih memberi kesan manusia yang santun, berbudi. Sangat berbeda dengan topeng warna merah yang memberi kesan karakter manusia pemarah atau angkara murka. Oleh karena itu topeng sebagai busana penutup wajah memiliki simbol karakter.