Perbedaan sleep dan hibernate pada booting komputer/laptop

Perbedaan hibernate dan sleep yang harus kamu tahu

1. Sleep
Dalam keadaan sleep, PC berada di keadaan rendah daya dan dengan otomatis semua aktivitas yang ada di komputer akan dihentikan dan aplikasi yang sedang digunakan tersimpan di memori walaupun PC masih dalam keadaan menyala. Kelebihannya adalah kamu dapat dengan cepat melanjutkan pekerjaanmu tanpa menunggu loading yang lama dengan menekan tombol powernya untuk menghidupkan lagi. Fitur ini digunakan saat kamu ingin beristirahat sebentar dengan waktu yang tidak lama.

2. Hibernate
Bila kamu melakukan hibernate pada PC, itu artinya kamu menggunakan daya 0 (nol) dan kamu bisa melanjutkan lagi pekerjaanmu sebelumnya walaupun harus menunggu proses booting normal. Jika kamu menggunakan hibernate, aplikasi yang sedang dijalankan akan dicatat di dalam RAM. Begitu pula aktivitas terakhir yang kamu lakukan juga akan tercatat di dalam RAM.
Kamu bisa menggunakan mode hibernate ini bila ingin mengistirahatkan dalam waktu yang lama tetapi dapat dengan mudah melanjutkan kembali pekerjaan setelah itu.

Yang harus kamu tahu, bila kamu menggunakan sleep dengan menekan tombol power dan menunggu proses sekitar 5-10 detik kamu sudah bisa menggunakannya untuk bekerja lagi. Sedangkan saat menggunakan mode hibernate kamu harus menunggu proses booting yang lama seperti saat menyalakan komputer untuk pertama kali.

Untuk pengguna windows 7, sleep mode akan otomatis terjadi saat kamu meninggalkan dan tidak mengoperasikan PC dalam jangka waktu tertentu, sekitar 15 menit. Sedangkan untuk penggunaan di laptop ataupun notebook, saat baterai mulai kritis mode sleep dapat dengan otomatis berpindah ke mode hibernate.