melatih mata ke-3

Konon, di dunia persilatan, orang yang linuwih, atau orang yang punya kemampuan melebihi kemampuan orang kebanyakan, mampu melihat hal-hal yang tidak dapat dilihat mata orang biasa. Misalnya, mereka konon dapat melihat medan bio energi yang menyelimuti manusia, melihat makhluk-makhluk ghaib, bahkan dapat melihat peristiwa di tempat lain, ataupun peristiwa yang akan terjadi di masa depan, yang kalau dalam bahasa Jawa nya disebut “weruh sadurunge winarah”. Singkatnya, kemampuan luar biasa yang sangat membantu mereka dalam menjalani kehidupan. Tentu  saja, mereka memperoleh kemampuan tadi tidak dengan cara gampang. Mereka telah menempuh berbagai latihan dan disiplin untuk membuka “mata ketiga” mereka, sehingga pandangan mereka mampu menembus hal-hal yang tidak terlihat mata biasa tadi.
Seperti halnya di dunia persilatan, Anda harus memiliki “mata ketiga” untuk dapat melihat hal-hal yang tidak dapat dilihat orang kebanyakan. Makanya kita perlu disiplin dan latihan untuk membuka “mata ketiga” kita. Memang, ada beberapa orang tertentu yang dilahirkan dengan bakat untuk gampang melihat. Namun, sesungguhnya semua orang memiliki kesempatan yang sama. Karena ada latihan-latihan sederhana yang jika Anda sering lakukan, akan membuat mata ketiga Anda semakin peka. Latihan yang akan saya paparkan sebaiknya Anda lakukan sendirian, dalam lingkungan yang tenang dan nyaman. Karena Anda harus banyak melakukan kerja otak, mirip-mirip mindstorming-nya Brian Tracy. Tentu, Anda perlu alat tulis untuk menuliskan latihan-latihan Anda.
Berikut 8 tekhnik latihan yang ingin saya share:
Warna-warna menjadi penting untuk dipelajari maknanya menurut frekwensi masing – masing warna. Karena setiap warna memiliki kadar-kadar tertentu. Seperti contoh kadar warna biru. Peringkat kadar warna biru itu memiliki peringkat frekwensi berbeda mulai dari biru gelap sampai dengan pada biru keputih-putihan.
Anda akan segera kami ajak mempelajari penjelasan-penjelasan tentang frekwensi warna agar mudah dapat memahami.
Terlebih dulu siapkan pinsil berwarna, crayon, atau cat air. Sebaiknya pinsil berwarna yang lengkap warnanya, dan sebuah buku atau lembaran kertas untuk digunakan sebagai catatan harian. Kelak pada  setiap latihan cantumkan selalu tanggal dan jam Anda melakukan latihan. Dan berapa lama Anda melakukannya. Tulislah semua kesan-kesan yang muncul dan Anda rasa penting sebagai informasi dalam memperkaya khasanah pengetahuan kewaskitaan yang menjadi unik bagi pribadi Anda.
Pilihlah suatu sudut rumah dan waktu yang tepat serta menjamin ketenangan Anda selama Anda melakukan latihan ini.
  • Sekarang duduklah dengan nyaman.
  • Kemudian pejamkan mata Anda.
  • Buatlah tubuh dan pikiran senyaman dan setenang mungkin.
  • Pusatkan kini pikiran Anda pada pernafasan. Tariklah napas pelahan-lahan dan dalam-dalam melalui hidung. Lalu tahanlah napas Anda menurut kemampuan, sepanjang menjamin kenyamanan Anda . Harap diingat, jangan sampai timbul perasaan sesak nafas yang membuat Anda tersengal-sengal. Apalagi sampai mengganggu kenyamanan. Kemudian buanglah nafas pelahan-lahan melalui hidung sampai perut dan paru-paru kosong. Perhatikan, tidak dibenarkan mengeluarkan nafas dari mulut karena kelak kemudian hari akan mengganggu Cakra Agyana dan titik beku pada pangkal hidung.
Ulangi prosesi ini sebanyak dua sampai tiga kali lagi. Atau menurut kenyamanan Anda. Anda dapat melakukan lebih dari yang dipersyaratkan. Hal itu tidak menjadi soal.
Bagi mereka yang belum memahami perlu dijelaskan, saat itu sesungguhnya keadaan kesadaran Anda dalam kondisi Beta. Dengan memperpanjang waktu cara bernafas yang santai itu, Anda sedang dipandu untuk mengkondisikan alam bawah sadar pada keadaan Alpha.
Perhatikan pandangan Anda pada Cakra Agyana yang terdapat pada kedua alis, dan lihatlah seolah-olah terdapat sebuah layar lebar di pikiran Anda. Saat itu kewaskitaan Anda mulai menyibak. Anda akan melihat aneka warna yang mengapung berseliweran. Sudah barang tentu pada awalnya Anda cuma melihat pemandangan hitam legam. Sabar saja. Lanjutkan. Pada akhirnya warna itu akan datang dengan sendirinya. Santai. Perhatikanlah layar itu terus. Suatu bentuk warna akan menjelma.
Akhirilah pengalaman hari itu. Dan catatlah penglihatan Anda tentang warna sebagai pengalaman Anda hari itu. Sekarang kita mulai meneliti penyebabnya.
Mengapa warna itu yang muncul?
Bukan tak mungkin Anda mendapatkan diri Anda melihat aneka macam warna.Bagaimana hubungannya dengan cakra-cakra Anda? Apakah Anda mengaktifkan cakra-cakra yang menghasilkan hubungan penglihatan pada warna-warna tersebut? Atau adakah bagian tubuh Anda yang sedang memerlukan pengobatan? Dan berhubungan dengan warna tersebut? Apa yang terpikirkan oleh Anda dengan munculnya warna tersebut pada hari itu?
Apabila Anda mengenal warna dalam spektrum sebagaimana dalam penglihatan kasat mata, hal ini menunjukkan bahwa anda sedang bergerak di dalam frekwensi-frekwensi tertinggi. Gambarkan semampu Anda akan warna yang Anda lihat saat itu. Karena Anda akan melihatnya kembali. Anda juga dapat menguraikan suatu penjelasan tentang warna yang Anda telah lihat itu dengan mencoretkan suatu garis. Ciptakanlah dalam bentuk-bentuk geometris atau menurut apa saja yang mengalir di pikiran Anda. Tak usah mencoba untuk menilai coret-coretan Anda.. Nanti Anda akan kembali pada hal tersebut.
Bila saat latihan itu muncul 2 warna dalam penglihatan saat itu, kerjakan tehnik tersebut di atas dengan cara yang sama. Yang perlu diingat Anda hanya melihat 2 warna saja pada hari pertama latihan. Tidak lebih.
Hari ke-2 : Melihat Bentuk
Hari ini kita mulai memasuki latihan untuk melihat bentuk atau kesan-kesan ingatan. Setiap orang mampu melihat gambar lamunan berupa kesan-kesan ingatannya pada waktu beberapa lama, begitu matanya terpejam. Namun kebanyakan orang tidak pernah menaruh perhatian pada gambar kesan-kesan itu karena mereka tidak merencanakan dan berusaha memperhatikan untuk melihatnya.
Kesan-kesan yang muncul itu dapat datang dari berbagai sumber. Seperti dari kesadaran tinggi, dari kembaran jiwa (spirit guide, sadulur papat kalima pancer) atau mungkin juga kiriman mahluk-mahluk gaib sejenis khadam dan jin. Hal itu memerlukan waktu yang cukup guna mempelajari si “pengirim berita” itu. Tak usah tergesa-gesa.
Duduklah manis dan tenangkan diri serta bebaskan dari segala bentuk pikiran yang mengganggu dan mengacaukan.
Kemudian tariklah napas dalam-dalam dan pelahan-lahan untuk beberapa kali.
Pusatkan perhatian Anda pada layar ingatan. Suatu atau malah beberapa warna akan muncul di permukaan layar. Warna-warna selalu mendahului bentuk kesan-kesan. Perhatikan terus warna itu. Kemungkinan anda bisa atau tidak bisa langsung mengenali bentukbentuk. Catatlah secara mental bentuk-bentuk yang naik ke permukaan layar apa adanya. Besar kemungkinan sebuah pola dasar yang terbentuk oleh sel-sel memori yang membawa arti khusus saat itu bagi Anda. Bila bentuknya tidak menarik, berhentilah. Anda tidak perlu melanjutkannya. Gambarkanlah sekarang penglihatan hari ke dua itu dalam lembaran catatan harian Anda.
Bila objek kesan itu hidup dan bergerak atau berubah-ubah , hendaknya Anda berusaha mencatatnya sampai gambaran kesan-kesan itu berhenti dan sirna.
Contoh:
saat ini saya sedang melihat warna merah. Bentuk yang muncul adalah seekor merpati perdamaian dalam lingkaran aneka warna bunga., saya mejakini karya pujangga. Tak ada yang bergerak. Saya akan menuliskannya semua dan menggambarkannya apa yang saya lihat dan telah memicu ingatan saya.
Saya tahu beberapa orang akan menyangkal bahwa di antara mereka tidak melihat sesuatu apapun. Walaupun telah bersusah payah berusaha untuk melihat sesuatu kesan. Biasanya hal semacam itu bisa saja terjadi karena kepanikan. Karena terlalu tergoda pada suatu tujuan tertentu dan Anda menjadi tidak tenang dan santai. Berlatihlah kemudian, dengan kembali bernafas dalam-dalam, dan cobalah sekali lagi. Anda akan berhasil melihatnya dalam keadaan lebih santai!
Sekarang anda sudah memiliki objek-objek kesan dan catatan. Silakan menghentikan latihan hari ini. Atau mencari penjelasan-penjelasan berikut tentang objek kesan yang muncul pada hari tersebut . Namun untuk menentukan sumber munculnya kesan itu akan kita bahas dalam latihan-latihan mendatang . Semua simbol adalah hal yang unik bagi pribadi Anda, dan akan sulit menterjemahkan maknanya. Anda juga dapat menghubung objek kesan-kesan tersebut melalui catatan daftar penglihatan Anda. Objek kesan itu akan menjelaskannya dan Anda tiba-tiba mampu memahami pesan dibalik perlambang kesan itu.
Seperti pada saat saya melihat merpati dengan rangkaian bunga itu, saya lalu memahaminya sebagai sebuah lambang perdamaian dunia, pesawat planet bumi, Perang Mars! Saya langsung berhenti tidak melanjutkan untuk terus meneliti sumber informasi tersebut. Sekali pun saya bisa berbuat seperti itu, namun saya tak akan menemukan sesuatu jawaban berarti apa pun.
Hari ke-3 : Membentuk lambang “ya” dan “tidak”.
Hari ini kita akan membentuk simbol “ya” dan “tidak” untuk digunakan sebagai kunci dasar menjawab hal-hal yang meragukan.
Pejamkanlah mata Anda.
Bernafaslah dalam-dalam.
Anda dapat juga melihat warna bila menghendakinya.
Pikirkan: “Saya memerlukan sebuah kesan yang menjadi lambang kata “tidak”.
Nantikanlah beberapa saat hingga munculnya sebuah kesan yang membuat seluruh perhatian  Anda terpusatkan pada kesan tertentu yang muncul.
Bila anda memerlukan bernapas dalam-dalam, lakukanlah kembali, Anda akan memperoleh sebuah lambang misalnya, huruh “T”. Sekarang mintalah sebuah lambang sebagai tanda untuk kata “ya”. Maka sekali lagi Anda akan dipertemukan dengan sebuah lambang. Bersabarlah. Bila Anda tidak memperoleh sesuatu pertanda, lakukanlah sekali lagi kelak.
Di antara lambang-lambang konyol, saya pernah mendapatkan suatu jawaban, “mendapatkan” hadiah buku yang saya butuhkan – bila sesuatu “dapat” terjadi. Sebuah pintu terkunci – bila sesuatu tidak akan terjadi. Melihat teratai sedang mekar – menunjukkan suatu peristiwa akan terjadi. Mengapa saya memperoleh tanda-tanda tersebut? Saya tak mempunyai gagasan apa pun. Sesungguhnya saya mengharapkan lambang berupa huruf-huruf “T” dan “Y”, tetapi ternyata tidak begitu yang terjadi. Masih ada beberapa contoh lain dan sebagai perlambang yang konyol-konyol sdan aneh guna menggambarkan kedua kata sederhana tersebut, tetapi hal tersebut ternyata buat saya pribadi selalu memberikan jawaban tepat.
Hari ke-4 : Melihat kesan-kesan.
Persiapkan diri sebaik-baiknya sebagaimana yang telah anda mulai sejak beberapa hari lalu.
Santai.. Bernapaslah dalam-dalam. Pelahan-lahan, Lakukan hal tersebut beberapa kali sesuai kebutuhan saat ini. Kini pejamkan mata.
Perhatikan layar di depan ingatan… Mata ketiga Anda mulai tersingkap.
Sebuah warna atau beberapa unsur warna sekali gus muncul ke permukaan layar. Mungkin saja munculnya tumpang tindih sekali gus Atau sangat bisa jadi datang satu-satu dengan pelahan dan teratur. Amatilah kesan-kesan tersebut untuk kemudian memutuskannya bahwa Anda telah mengenalnya. Bila cuma sedikit, kini secara mental perintahkanlah pada objek kesan-kesan tersebut untuk bergerak. Amati saja apa yang dilakukan objek kesan0jesan tersebut, Catatlah kemudian dengan seksama secara rinci apa yang telah diperlihatkannya pada Anda.
Hari ke-5 : Memohon sebuah pesan.
Bersiap-siaplah sebagaimana biasa. Santai. Bernapas pelahan-lahan dan dalam-dalam selama beberapa kali sampai Anda merasa benar-benar santai.
Mungkin Anda tidak perlu perlama-lama lagi bernapas dalam-dalam guna mencapai kondisi Alpha. Bila demikian, pejamkan mata dan tenangkan pikiran.Lihatlah layar di depan mata ketiga di antara dua alis.
Sekarang Anda akan memproyeksikan pikiran tersebut. Memikirkan salah satu pemandu gaib atau  mengundang Kesadaran Tinggi yang merupakan kumpulan kesadaran.
Katakanlah:”Tolong, berilah saya suatu pesan untuk hari ini.” Mata ketiga Anda mulai menyingkap terbuka
Suatu warna atau macam-macam warna akan muncul sekaligus. Teruskan mengamati layar pikir Anda. Mungkin Anda akan melihat satu atau beberapa pesan. Berilah tenggang waktu. Dan tetaplah mengawasi kemunculan bentuk suatu pesan atau mungkin juga serangkaian bentuk-bentuk pesan.
Untuk hari ini, jangan memaksakan diri mencari penjelasannya. Anda hanya menonton saja dulu, tak ubah serperti menonton suatu petunjukan film tanpa perlu menilainya dan mencari arti penampakan pesan-pesan tersebut.
Jangan juga bertanya apa-apa. Setelah dapat melihat pesan tersebutm berhenti saja dan mencatatnya. Bila Anda tak dapat menentukan pesan-pesan tersebut untuk pertama kali, biarkan saja begitu dalam catatan Anda. Akan tiba saatnya bahwa arti yang sebenarnya akan muncul. Mungkin pesan-pesan tersebut sangat pribadi bagi Anda. Atau mungkin juga berhubungan dengan masalah-masalah yang iniversal.
Hari ke-6 : Menemukan kunci Anda
Kali ini siapkan suatu tempat sunyi
Siapkan catatan harian Anda dan alat perekam suara
Hari ini Anda memerlukan hari istimewa. Duduklah atau berbaring dengan perasaan nyaman. Santai dan bernafaslah dalam-dalam. bila dirasa perlu, Tetaplah berpikir.
Pejamkan mata. Lihatlah layar dalam pikiran Anda..Ikutilah keheningan dari irama pikiran sampai Anda masuk ke dalam suatu ruang penampakan. Rekamlah segala sesuatu yang muncul dalam ruang penampakan yang sangat mungkin menampilkan perwujudan mahluk-mahluk dari alam gaib. Mungkin mahluk-mahluk gaib tersebut ingin berbicara pada Anda sebelum Anda melanjutkan pada sesi pelajaran-pelajaran berikut.
Saat kesan-kesan pengalaman tersebut mencapai akhir, saatnya Anda melanjutkan langkah berikutnya. Hari ini Anda perlu menanyakan tentang suatu kesan penglihatan yang menurut Anda pikir atau Anda rasakan nerupakan pemicu terjadinya penglihatan tersebut.
Harap Anda ingat, apa yang sedang Anda baca pada sesi pelajaran hari ini, sesungguhnya Anda tengah mengaktifkan DNA Anda. Dan Anda siap menerima suatu Kebijaksanaan masa silam yang pada waktunya kelak akan menjadi milik Anda pribadi.. Yakni bila memang dikehendaki Anda akan memperoleh Ruang Rekaman Akasha,
Pada saat hari ini Anda melihat layar penampakan, Anda akan mengaktifkan kunci-kunci Anda untuk mengunci sebuah warisan kenangan pengalaman yang sudah turun-temurun. Kini secara mental tanyakanlah kunci-kunci Anda. Santai dan lihatlah apa-apa yang bermunculan di layar ingatan Anda. Mungkin saja Anda mendengar suara-suara, mungkin juga munculnya nada-nada tertentu. Jangan buka mata Anda. Hingga kesan-kesan itu berhenti dengan sendirinya. Rekamlah pesan-pesannya dalam rekaman suara.pada saat kesan-kesan itu muncul kepermukaan layar penampakan.
Kelak Anda harus mencatatnya kembali dalam catatan harian
Hari ke-7 : Bertanya 2 soal spiritual yang bersifat Univesal dan Pribadi.
Persiapkan segala sesuatu sebagaimana biasa.
Duduk atau berbaringlah dengan perasaan nyaman.
Santai dan bernafaslah dalam-dalam dan pelahan-lahan bila memang anda merasa perlu.
Tetaplah berpikir. Pejamkan mata. Pusatkan perhatian pada layar pikir Anda. Mungkin kesan-kesan yang muncul mulai segera mengalir dan semakin jelas. Ikuti saja perkembangan arusnya untuk memperoleh penampakan selanjutnya. Rekam semua yang Anda lihat sebagai mahluk-mahluk alam gaib yang mungkin ingin berbicara pada Anda, sebelum Anda melanjutkan pelajaran hari ini. Begitu kesan-kesan berakhir terhenti, Anda pun harus telah siap. Kita akan menanyakan 2 pertanyaan spiritual hari ini. Satu yang berhubungan dengan universal, satunya lagi hal yang pribadi, dan tunggulah dengan sabar dan diam. Bila minggu lalu Anda belum memperoleh jawaban “ya” dan “tidak” atau lupa, sebaiknya pertama-tama yang Anda harus lakukanadalah menanyakan hal tersebut.
Pertanyaan 1, pertanyaan yang bersifat alam jagad raya: “Apakah yang hendak kau perlihatkan padaku tentang alam jagad raya ini?” Santai dan tunggulah penjelasan-penjelasan yang akan menerangkan hal-hal tersebut. Rekamlah.
Pertanyaan kedua: “Apakah saya menggenggam suatu frekwensi tertentu planet bumi ini?” Pertanyaan ini membutuhkan jawaban “ya” atau “tidak”. Hal ini mungkin diikuti suatu frekwensi warna, pola=pola dasar suatu bentuk tertentu atau apa saja yang diharapkan oleh mahluk-mahluk gaib yang ingin bersamamu saat itu. Ini akan menjadi pemicu Anda. Berbagai kesan akan muncul memperlihatkan wujudnya bagi setiap pertanyaan.
Hari ke-8 : Lanjutan Kewaskitaan dan Persiapan Petualangan ke alam jagad raya
Apa yang akan terjadi dalam penglihatan salam pelajaran hari ini, sesungguhnya telah Anda masuki tanpa Anda sadari pada pelajaran-pelajaran sebelumnya. Kini kita lanjutkan.
Ikutilah pengembaraan ingatan Anda..
Pusatkan segenap perhatian pada kesan-kesan yang Anda terima itu dalam rekaman suara untuk selanjutnya Anda tetap menuliskannya dalam catatan harian.
Ikuti saja petualangan tersebut masuk ke sistem Bima Sakti atau mungkin juga
pengembaraan lain dengan menjelajahi galaksi-galaksi lain.
Nikmatilah penampakan tersebut.
Anda mungkin melihat banyak bentuk perwujudan, atau hanya suatu kesan tertentu seperti misalnya bulan, Mars dst.
Pusatjanlan suatu kesan seluruh alam jagad raya yang tak terbatas, dan lihatlah bentuknya, warnanya, baunya, mungkin ada bunyi, mungkin juga ada rasa, ada yang tercium.
Anda sekarang sudah memulai berkelana jauh. ………….
(by. i-comers.com/showthread.php?t=6507
https://reikinaqs.wordpress.com/2011/01/19/melatih-mata-ketiga-seri-2-mk3/