Ceramah KH. Ali Masyhuri di Haul KH. Abd. Hamid Pasuruan ke - 37 tgl 17 November 2018.
A. Hidup ini merupakan pergulatan antara kebatilan dan kebenaran.
B. Berpikir dan menimbang apa yg kita ucapkan.
C. Perbaikan iman harus melalui perbaikan hati, perbaikan hati melalui perbaikan lisan.
D. Tiga (3) pesan Baginda Nabi:
1. Jaga lisanmu.
- Dalamnya hati seseorang bisa dilihat dari ucapannya.
2. Lapangkanlah rumahmu.
- Allah memberi rejeki hambanya itu melihat kebutuhannya tidak melihat keinginannya. Maka belajarnya berpikir positif. Berpikir positif ini merupakan kekuatan dasar dan setengah dari kesuksesan.
- Jika menginginkan rumah "jembar", maka dirikanlah sholat malam dan sinarilah dg bacaan Al-Qur'an.
3. Tangisilah atas kesalahanmu.
- Dosa dan kesalahan tdk untuk dibanggakan tapi harus disesali dan ditangisi.
- Mari menangisi diri sendiri sebelum ditangisi oleh orang lain.
- Beberapa hal yg terjadi di era *gombalisasi* ini:
a. Banyak orang mendirikan bangunan tapi tidak dia tempati.
b. Banyak orang mengumpulkan makanan tapi tidak dia makan.
c. Banyak orang punya teman di dunia maya tapi miskin teman di dunia nyata.
Ketiga hal ini terjadi dikarenakan miskin Keilahian, sinyal ke Allah kecil.
E. Santri harus:
1. Teguh dalam pendirian
2. Kuat pegang prinsip
3. Bijak dalam melangkah
4. Luwes dalam bertindak
F. Supaya berkah umure, berkah rejekine, dan berkah anak turune, langkahnya sbb:
1. Buang kebencian dari hati kita.
2. Buang kegelisahan dan kekhawatiran dari pikiran kita.
Para wali tdk merasa gelisah dan khawatir krn tauhidnya benar.
3. Hiduplah sederhana.
Hidup sederhana ini merupakan sikap cerdas mengetahui dan memahami mana kebutuhan dan keinginan
4. Belajarlah suka memberi.
- Rubahlah pola pikir dari "apa yang bisa didapat dari orang lain ke apa yg bisa diberikan ke orang lain".
- Jgn merasa gengsi krn memberi sedikit sebab tdk memberi itu lebih sedikit.
Semoga bermanfaat utk kita semua.
Selamat maulid Nabi Muhammad SAW.