Glossarium Sejarah Indonesia kelas X 2


lancipan (point)
 alat yang bentuknya mengarah pada segitiga dengan salah satu sudutnya merupakan bagian yang sengaja diruncingkan. Selain untuk melubangi, lancipan dapat digunakan sebagai alat penusuk dengan cara mengikatkan pangkalnya pada tangkai dari kayu atau sebagai mata panah

megalitik
 budaya yang pada umumnya diwujudkan dalam bentuk batubatu besar, pendiriannya dimaksudkan sebagai lambang atau sarana pemujaan terhadap arwah nenek moyang

mesolitik
 budaya yang berkembang pada periode transisi antara paleolitik dan neolitik, dicirikan oleh kehidupan berburu dan meramu dengan produk teknologi litik yang khas, berupa alat-alat mikrolit. Terminologi mesolitik terutama berlaku di Eropa, yakni pada periode yang berlangsung antara 12.000 dan 6.000 tahun lalu

neolitik
 budaya yang dicirikan oleh kehidupan menetap dalam perkampungan dengan mengandalkan hasil kegiatan pertanian dan membuat serta menggunakan produk-produk teknologi inovasi, seperti pengupaman untuk alat-alat batu, pembuatan tembikar, pertenunan, dan pelayaran

nirwana
 keadaan dan ketentraman sempurna bagi setiap wujud eksistesi karena berakhirnya kelahiran kembali ke dunia

padmasana
 tahta atau singgasana

paleogeografi
 ilmu tentang geografi fisik, baik seluruh atau sebagian dari pemukaan bumi, dalam kurun geologis yang telah berlalu

paleolitik
 budaya tertua yang dicirikan oleh kehidupan mengembara, berburu dan meramu dengan membuat peralatan litik berupa alat-alat serpih dan alat-alat batu inti yang masih sederhana

paleolitik Atas
 periodisasi budaya dalam prasejarah di Eropa, berlangsung di sekitar 35.000 - 12.000 tahun yang lalu, umumnya merupakan produk budaya Manusia Modern Awal

paleolitik Bawah
 periodisasi budaya dalam prasejarah di Eropa, yang dimulai dari kehadiran manusia pertama hingga sekitar 125.000 tahun yang lalu, umumnya merupakan produk budaya Homo erectus

paleolitik Tengah
 periodisasi budaya dalam prasejarah Eropa yang berlangsung antara 125.000 hingga 35.000 tahun yang lalu. Umumnya merupakan produk budaya manusia Neanderthal. Budaya ini sering disebut sebagai budaya Mousterian

paleontologi
 ilmu tentang kehidupan masa lalu dalam waktu geologis, berdasarkan pada fosil-fosil tanaman dan binatang, termasuk hubungannya dengan tanaman, binatang, dan lingkungan sekarang, maupun dengan kronologi sejarah bumi

pleistosen kala pertama dari Zaman Kuarter, setelah Pliosen dan sebelum Holosen. Kala Pleistosen mulai sekitar 1.8 juta tahun yang lalu dan berakhir pada 11.800 tahun yang lalu, dan dibagi menjadi 3 tingkatan, yaitu Kala Pleistosen Bawah (1.8 hingga 0.8 juta tahun yang lalu), Pleistosen Tengah (0.8 hingga 0.12 juta tahun lalu), dan Pleistosen Atas (antara 120.000 hingga 11.800 tahun yang lalu)

pliosen
 suatu masa pada Zaman Tertier, sesudah Miosen dan sebelum Pleistosen, antara 5-1.8 juta tahun yang lalu

primus inter pares
(latin: yang pertama di antara yang setara), suatu tipe kepemimpinan yang mula-mula dan juga dapat ditemukan dalam koloni hewan

Protosejarah
 masa transisi dari Zaman prasejarah ke Zaman sejarah dicirikan oleh mulai munculnya tulisan tentang suatu masyarakat yang tinggal di wilayah tertentu, tetapi masyarakat tersebut belum mengerti dan menggunakan tulisan

ramayana
 cerita epos dari India yang digubah oleh Walmiki yang menceritakan petualangan Rama, titisan dari dewa Wisnu dalam mitologi Hindu

saka
 tahun Jawa yang didasarkan dari cerita Aji Saka ke tanah Jawa, dimulai 78 tahun sesudah masehi

sang Amurwwabhumi
 gelar yang diberikan kepada Ken Arok, ketika ia berhasil menguasai seluruh kerajaan di Jawa

seni cadas (rock art)
 karya yang diwujudkan di permukaan cadas dalam bentuk lukisan (rock painting), pahatan (rock carving), dan goresan (rock engraving)

serpih (flake)
 kepingan atau serpihan yang sengaja dihasilkan dari bahan baku atau batu inti lewat pemangkasan. Disebut alat serpih jika memiliki retus-retus pengerjaan atau perimping bekas pakai

serut (scraper)
 alat serpih yang dicirikan oleh keberadaan retus bersambung menutupi seluruh atau sebagian besar sisi alat. Keletakan retus menciptakan berbagai tipe-tipe serut, seperti serut ujung, serut samping, dan lain-lain

situs (site)
 lokasi penemuan artefak, ekofak, atau fitur sebagai sisa aktivitas manusia

spesies
 kelompok organisme, baik manusia, binatang, ataupun tumbuhan, yang dalam perkawinannya dapat memberikan keturunan dengan struktur, kebiasaan, dan fungsi yang sama. Dalam hierakhinya, spesies berada setingkat di bawah genus

tabot
 adalah upacara tradisional masyarakat Bengkulu untuk mengenang tentang kisah kepahlawanan dan kematian cucu Nabi Muhammad SAW, Husein bin Ali bin Abi Thalib dalam peperangan dengan pasukan Ubaidillah bin Zaid di padang Karbala, Irak pada tanggal 10 Muharam 61 Hijriah (681 M).

Tsunami
 (Jepang) mengacu gelombang air laut yang besar, yang diakibatkan oleh gempa bawah laut atau gunung api. Gelombang tsunami ini dicirikan oleh kecepatan rambat yang luar biasa hingga 950 kilometer/j am, dengan panjang gelombang mencapai 200 kilometer, dan waktu yang lama (bervariasi dari 5 menit hingga beberapa jam). Istilah Indonesia untuk tsunami mungkin lebih tepat disebut dengan istilah “air bengis” (aie bangih: Minangkabau), salah satu nama kota pantai yang diduga sering mengalami serangan air bah dari laut itu

Yuwaraja
 rajamuda, biasa dipangku oleh anak sulung seorang putra permaisuri

zaman Glasial
 periode yang dicirikan oleh terjadinya penurunan suhu global hingga menimbulkan terjadinya pengesan di kutub dan di pegunungan. Gejala ini menimbulkan penurunan muka laut yang signifikan hingga menciptakan daratan yang luas. Periode ini sering juga disebut “zaman Es”

zaman Interglasial
 zaman di antara dua zaman Glasial, dicirikan oleh kenaikan temperatur hingga mencairkan es di kutub dan pegunungan. Sebagai konsekwensinya terjadi kenaikan muka laut hingga mengurangi luas daratan

Sumber : buku k13 kurtilas sejarah indonesia kelas X



0 Response to "Glossarium Sejarah Indonesia kelas X 2"

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.