Glosarium Seni Budaya 167


Arkeologi
Ilmu pengetahuan yang mempelajari segala hal dari zaman purbakala guna menyusun sejarah dan pengetahuan dari zaman itu. Ilmu pengetahuan ini mempelajari susunan tanah, peninggalan yang terkubur dalam tanah tadi, mempelajari prasasti, bahasa gambar-gambar, kuburan-kuburan, peninggalan pengetahuan dll. Dari zaman purbakala.

Artefak
Artefak berasal dari kata Latin “arte factus” yang berarti dibuat dengan seni. Secara harfiah artefak berarti benda-benda yang dipergunakan oleh manusia untuk kehidupan sehari-hari dalam beradaptasi dengan lingkungannya. Artefak dapat terbuat dari tulang, batu, logam, kayu dll.

Aeschylus
Aeschylus lahir 525 SM dan meninggal 456 SM. Ia adalah yang tertua dari tiga penulis tragedi di zaman Yunani kuno. Dua lainnya adalah Euripides dan Sophocles adalah. Dramanya yang paling terkenal adalah Belenggu Prometheus dan trilogi Oresteia, yang pertama kali ditampilkan, 458 SM, termasuk Agamemnon.

Aristophanes
Aristophanes lahir 446 SM dan meninggal 386 SM, anak Philippus, dari Cydathenaus Deme. Ia adalah seorang penulis drama komedi yang paling terkemuka di zaman Yunani kuno. Menulis 40 naskah drama, hanya beberapa naskah yang sempat diwariskannya kepada dunia.
Para Acharnians (425 SM), Knights (424 SM), Awan (423 SM), Para Tawon (422 SM), Perdamaian (421 SM), Burung-burung (414 SM), Lysistrata (441 SM), Thesmophoriazusae (411 SM), Para Katak (405 SM), Ecclesiazousai (392 SM), Kekayaan (388 SM), dll.

Bharata Muni
Adalah pujangga India, yang menulis “Natya shastra, risalah yang ditujukan kepada penulis naskah, sutradara dan aktor. Risalah tersebut melukiskan tentang akting, tari, musik, struktur dramatik, arsitektur, tata busana, tata rias, properti, manajemen produksi, dll.

Bertold Brecht
Lahir pada tanggal 10 Februari 1898 di kota Augsburg, wilayah Bavaria, Jerman Selatan. Meninggal pada pertengahan tahun 1956, dalam usia 58 tahun. Sastrawan dan dramawan besar ini, selain menulis naskah-naskah drama, juga menulis puisi. Efek pengasingan (Verfremdungseffekt) adalah salah satu konsep terkenal Brecht dalam teater yang merupakan perlawanan atas konsepsi teater sebelumnya, khususnya konsep teater Stanislavsky. Pada pandangan Stanislavsky, seorang aktor ketika memainkan suatu peran harus benar-benar menjadi peran itu sehingga sebuah pertunjukan teater bias hadir utuh sebagai sebuah kehidupan tempat penonton bisa menambatkan diri dan empatinya di sana. Sebaliknya, Brecht menghendaki seorang aktor untuk senantiasa pulang-pergi antara menjadi dan tidak menjadi. Tatkala penonton mulai percaya bahwa sang aktor benar-benar menjadi tokoh seperti yang diperankannya, aktor itu harus segera meretakkan kepercayaan penonton hingga penonton menyadari bahwa yang ada di depannya adalah sebuah pertunjukan dan bukan kehidupan itu sendiri.
Beberapa karya drama Brecht sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, di antaranya; Dreigroschenoper (Opera Ikan Asin), Mutter Courage und ihre Kinder (Ibu Brani), dipentaskan oleh Teater Koma, Der gute mensch von Sezuan (Perempuan Pilihan Dewa), dipentaskan oleh Teater Populer. Bloking
Perpindahan pelaku dari satu komposisi panggung ke komposisi panggung yang lain, berdasarkan motif dari unit kejadian.

Cerita Rakyat
Istilah bahasa Inggris, folktale. Cerita yang hidup, digemari, dikenal, yang biasanya bersifat anonim yang tidak terikat pada ruang dan waktu, umumnya beredar secara lisan di tengah masyarakat.

Commedia Del’ Arte
Adalah bentuk teater rakyat Italia abad ke enambelas, yang berkembang di luar lingkungan istana. Drama ini dipertunjukkan di lapangan kota dalam panggung-panggung yang sederhana. Berdasarkan pada naskah yang berisi garis besar plot saja. Pelaku-pelakunya mengenakan topeng. Percakapan berlangsung spontan dan tanpa persiapan, diselingi nyanyian dan tarian yang bersifat menyindir. Teater rakyat tersebut memberi jalan ke arah timbulnya peran-peran pantomim tradisional (seperti Haelequin, Columbine). Ikut sertanya pemain-pemain wanita membuat Commedia Del’ Arte terkesan lebih luwes.

Dekorasi
Ialah hiasan yang berfungsi sebagai kelengkapan dari suatu interior, unsur pembantu yang melengkapi suatu tata ruang yang dapat memberikan suatu kesan rasa tertentu, suatu suasana tertentu.

Dongeng
Dalam bahasa Inggris disebut fairy tale, dan dalam bahasa Perancis disebut conte de fee. Cerita tradisional tentang masa lampau (dahulu kala), bukan peristiwa kini. Pelakunya dibayangkan seperti dalam kehidupan sehari-hari, misalnya ibu tiri, nenek-nenek, perjaka tua dll. Tokohnya bias pula diperankan oleh binatang (personifikasi manusia).Perbuatan tokoh biasa ini bias luar biasa (memiliki kekuatan gaib, supranatural). Latar cerita dikenal dalam kehidupan sehari-hari, tetapi terdapat pada zaman dahulu kala. Dapat juga tokohnya adalah makhluk halus: peri, jin, hantu, dan sebagainya.

Drama
Kata “drama”, juga berasal dari kata Yunani draomai yang artinya berbuat, berlaku atau beraksi. Kata drama dalam bahasa Belanda disebut toneel, yang kemudian diterjemahkan sebagai sandiwara. Sandiwara dibentuk dari kata Jawa, sandi (rahasia) dan wara/ warah (pengajaran). menurut Ki Hadjar Dewantara, sandiwara adalah pengajaran yang dilakukan dengan rahasia/ perlambang. Menurut moulton, drama adalah “hidup yang dilukiskan dengan gerak” (life presented in action). Menurut Ferdinand Verhagen: drama haruslah merupakan kehendak manusia dengan action. Dan menurut Baltazar Verhagen: drama adalah kesenian yang melukiskan sikap manusia dengan gerak.
Berdasarkan pendapat di atas, bisa disimpulkan, bahwa pengertian drama lebih mengacu pada naskah lakon, yang melukiskan konflik manusia dalam bentuk dialog, yang dipresentasikan melalui tontonan dengan menggunakan percakapan dan action di hadapan penonton.

Dulmuluk
Dulmuluk adalah teater tradisional yang berasal dari Palembang, Sumatera Selatan. Nama dulmuluk diambil dari nama tokoh cerita yang terdapat dalam Hikayat Abdoel Moeloek. Teater tradisional Dulmuluk ini juga dikenal dengan sebutan Teater Indra Bangsawan. Tontonan Dulmuluk ini juga menggunakan sarana tari, nyanyi dan drama sebagai bentuk ungkapannya, dan musik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tontonan, karena pemain juga menyanyikan dialog-dialognya. Humor dan banyolan sangat dominan dalam tontonan Dulmuluk, yang memadukan unsur-unsur tari, nyanyi dan drama ini.

Dyonisius
Adalah dewa anggur dan kesuburan.

Sumber : buku k13 seni budaya kelas xi


0 Response to "Glosarium Seni Budaya 167"

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.