Prinsip-Prinsip Pembelajaran Berbasis Masalah

Prinsip-Prinsip Pembelajaran Berbasis Masalah
a. Menekankan pada strategi proyek.
b. Responsibility: Pembelajaran ini menekankan pada responsibility dan answerability para peserta didik dan panutannya.
c. Realisme: kegiatan peserta didik difokuskan pada pekerjaan yang serupa dengan situasi yang ebenarnya. Aktifitas ini mengintegrasikan tugas otentik dan menghasilkan sikap profesional.
d. Active-learning: menumbuhkan isu yang berujung pada pertanyaan dan keinginan peserta didik untuk menemukan jawaban yang relevan, sehingga dengan demikian telah terjadi proses pembelajaran yang mandiri.
e. Umpan Balik: diskusi, presentasi, dan evaluasi terhadap para peserta didik menghasilkan umpan balik yang berharga. Ini mendorong ke arah pembelajaran berdasarkan pengalaman.
f. Keterampilan Umum: model ini dikembangkan tidak hanya pada keterampilan pokok dan pengetahuan saja, tetapi juga mempunyai pengaruh besar pada keterampilan yang mendasar seperti pemecahan masalah, kerja kelompok, dan self-management.
g. Driving Questions: PBL (Project Based Learning) difokuskan pada pertanyaan atau permasalahan yang memicu peserta didik untuk berbuat menyelesaikan permasalahan dengan konsep, prinsip dan ilmu pengetahuan yang sesuai.
h. Constructive Investigations: sebagai titik pusat, royek harus disesuaikan dengan pengetahuan para eserta didik.
i. Autonomy: proyek menjadikan aktifitas peserta didik sangat penting.


Sumber : buku k13 kurtilas sejarah indonesia kelas X



0 Response to "Prinsip-Prinsip Pembelajaran Berbasis Masalah"

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.