Beda KRL, LRT dan MRT, berikut ini!

 


1. KRL (Kereta Rel Listrik)

Kereta Rel Listrik Jakarta (Foto : KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

Mungkin kita adalah salah satu pengguna setia moda transportasi ini, ya. Yup! KRLmempermudah transportasi bagi kita khusunya yang berada di wilayah Jabodetabek.

Uji coba publik MRT Jakarta yang dapat kita coba mulai dari 12-23 Maret 2019 (Foto : KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG )


Seperti namanya, KRL merupakan kereta rel yang bergerak dengan sistem propulsi motor listrik. Nah..kalau untuk perlintasan, rel KRL berada di permukaan tanah dan hanya sedikit yang berupa rel layang.


Untuk jumlah rangkaian kereta, KRLumumnya terdiri dari 8-10 gerbong pada satu rangkaian. Dalam sekali jalan, KRL bisa mengangkut hingga 2.000 orang penumpang, lho!

2. LRT (Light Rail Transit)

Dalam bahasa Indonesia, LRT juga merupakan kepanjangan dari Lintas Rel Terpadu. LRT adalah sistem kereta api penumpang yang konstruksinya ringan dan bisa berjalan bersama lalu lintas lain atau dalam lintasan khusus. Biasanya juga bisa dioperasikan tanpa masinis.

Kereta LRT berada di stasiun OPI Mall Jakabaring Palembang, Sumatera Selatan (Foto: Dokumen KOMPAS.com/ Aji YK Putra)

Selain di Palembang, LRT ini juga direncanakan dibangun di Jakarta yang juga jadi transportasi penghubung kota-kota satelit Jakarta, seperti Bogor dan juga Bekasi. 

Di Indonesia, rel LRT semuanya berupa rel layang. Dengan rangkaian kereta 2-4 gerbong. Satu rangkaian kereta LRT bisa menampung 600 penumpang sekali jalan.

Uji coba publik MRT Jakarta yang dapat kita coba mulai dari 12-23 Maret 2019 (Foto : KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG )


3. MRT (Mass Rapid Transit)


Nah kalau MRT atau dalam bahasa Indonesia-nya adalah singkatan dari Moda Raya Terpadu yang merupakan moda transportasi transit cepat dengan menggunakan kereta rel listrik.

MRT di Depo Lebak Bulus (Foto: dok. KOMPAS.com/ RYANA ARYADITA UMASUGI)

Rel MRT umumnya adalah kombinasi rel layang dan rel bawah tanah. Jadi, enggak menyatu dengan jalanan biasanya sehingga diharapkan dapat mengurai kemacetan dan pastinya enggak menambah kemacetan.

Untuk kapasitas, rangkaian kereta MRT yang berjumlah 6-8 kereta ini mampu menampung hingga 1.800 penumpang sekali jalan. Fyi, perjalanan dengan kereta MRT dari lebak bulus ke bundaran Hotel Indonesia hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Mantap!