beberapa fakta tentang OS Harmony Huawei

Harmony merupakan sistem operasi yang bisa dipakai tidak hanya untuk perangkat IoT tetapi juga smartphone dan tablet.

Huawei memang tidak menyebut OS Harmony sebagai pengganti Android, namun mereka menekankan OS ini bisa jadi solusi jika tak lagi bisa memakai Android.

Berikut adalah sejumlah informasi mengenai OS Harmony, sebagaimana dikutip Gizmochina via Tekno Liputan6.com.

1 dari 10 halaman


1. Dikembangkan Sejak 2017

Huawei mulai mengembangkan OS Harmony sejak 2017. Perusahaan memutuskan untuk mempercepat peluncuran pada 2019 agar bisa dipakai di produk TV pintar.

OS Harmony versi 1 awalnya akan menargetkan produk TV pintar, misalnya Huawei Smart Screen. Kemudian, pada versi 2 akan dirilis pada 2020 dan pada 2021 diharapkan OS ini akan dipakai pada perangkat lain.

2 dari 10 halaman


2. Berbasis pada Microkernel

Tidak seperti Android yang berbasis Linux, OS Harmony berbasis microkernel. Hal ini seperti OS milik Google Fuchsia.

Jadi, bisa dibilang kalau OS Harmony lebih cocok menjadi saingannya Fuchsia ketimbang Android.

Meski begitu, OS ini dirancang untuk bisa dipakai di berbagai perangkat berbeda secara bersamaan.

Jika Linux memiliki jumlah kode yang relatif besar di ruang alamat bersama, microkernel memiliki jumlah kode bersama yang lebih kecil. Hal ini memungkinkan komunikasi yang lebih cepat antar komponen-komponennya.

3 dari 10 halaman


3. Tidak Bisa Di-Root

Pihak Huawei memastikan, pengguna OS Harmony tidak akan mendapatkan akses root. Hal ini dilakukan untuk menghindari masalah keamanan di masa depan.

Sementara saat ini di Android dan OS lainnya yang berbasis Linux lebih mudah terserang masalah keamanan.

4 dari 10 halaman


4. Dirancang untuk Produk IoT

OS Harmony Huawei ditujukan untuk produk-produk IoT seperti wearable, televisi pintar, speaker pintar, perangkat hiburan di mobil, dan produk-produk pintar lainnya.

Sejauh ini smartphone masih belum jadi prioritas OS Harmony, namun Huawei menekankan, mereka bisa saja menggantikan Android dengan Harmony di smartphone.

5 dari 10 halaman


5. Smartphone Huawei bisa Diganti ke OS Harmony

Menurut Huawei, jika diperlukan, mereka bisa segera menyematkan OS Harmony ke smartphone-nya.

Bahkan, hanya butuh 1-2 hari bagi perusahaan untuk menggantikan Android dengan Harmony.

6 dari 10 halaman


6. Tak Bisa Gunakan Aplikasi Android

OS Harmony rupanya tidak bisa mendukung penggunaan aplikasi-aplikasi Android. Perusahaan menyebut, dibutuhkan perubahan kecil untuk membuat aplikasi bisa berjalan di OS ini.

Meski begitu, dimungkinkan untuk menyesuaikan aplikasi Android, HTML5, dan Linux ke Harmony menggunakan ARK Huawei yang bersifat open source.

7 dari 10 halaman


7. Huawei Membuat Toko Aplikasi Sendiri

Huawei kini dilaporkan tengah mengembangkan toko aplikasi sendiri untuk menggantikan Google Play Store. Toko aplikasi ini bernama Huawei AppGallery.

Kini Huawei juga telah meminta para pengembang untuk memasukkan aplikasi Android ke toko aplikasi ini.

Bukan hanya itu, perusahaan juga mengungkap Huawei Mobile Service sebagai alternatif untuk layanan Google Play.

8 dari 10 halaman


8. Huawei Mate 30 Series Bisa Pakai OS Harmony

Meski menekankan bahwa Harmony bukan dirancang untuk smartphone, Huawei bisa saja memasukkan OS ini ke smartphone Huawei Mate 30 seris miliknya.

Perusahaan telah mengonfirmasi, Mate 30 series belum mendapatkan sertifikat Google Play. Jika larangan tersebut berlanjut, Huawei bisa saja memaksakan penggunaan OS Harmony di smartphone.

Bahkan sudah ada rumor yang menyebut, Mate 30 Lite akan jadi smartphone pertama yang menjalankan OS Harmony.

9 dari 10 halaman


9. Bakal Jadi OS Open Source

Huawei berencana menjadikan OS Harmony sepenuhnya open source pada tahun depan. Dengan begitu, perusahaan lain seperti Oppo, Vivo, hingga Xiaomi bisa memakai sistem operasi ini untuk perangkatnya.

10 dari 10 halaman


10. Dipakai Pertama di Tiongkok

Huawei akan memulai penggunaan OS Harmony di Tiongkok dulu. Kemudian memperluasnya ke pasar internasional.

Jadi, set pertama produk OS Harmony akan diluncurkan di Tiongkok, dengan produk TV Smart Honor Vision.

Sumber: Liputan6.com
Reporter: Agustin Setyo Wardani