beberapa istilah yang "mnyudutkan" islam???

Bermacam cara dilakukan untuk mengaburkan fakta sejarah. Tak hanya kontennya yang dituturkan dari generasi ke generasi dengan cara yang sangat bias. Namun juga dari perspektif Barat yang berbalut Islamofobia.


Penamaan dan penggunaan istilah tertentu bernada pejoratif (merendahkan) juga dilakukan, tanpa umat Islam paham maknanya.


Sebutlah penggunaan istilah bangsa Barbar untuk menunjukkan suatu bangsa yang liar. Tidak punya aturan. Buas. Perusak, dan seterusnya.


Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia disebutkan arti kata barbar adalah tidak beradab: bangsa -- , bangsa yang belum beradab (sifatnya kasar dan kejam)


Padahal, suku Barbar atau sering juga ditulis Berber atau Barber adalah salah satu suku di Afrika Utara yang menurunkan pahlawan pembebas semenanjung Iberia, Thariq ibn Ziyad dan para syuhada yang berjuang bersamanya.


Secara fisik penampilan orang-orang dari suku ini sangat menarik perhatian. Bertubuh tinggi besar. Berkulit putih. Bermata cokelat. Seperti profil bintang sepakbola asal Prancis Zinedine Zidane, yang leluhurnya merupakan suku Barber.


Alangkah jauhnya pemaknaan bangsa barbar yang dipahami saat ini dengan realitas sejarahnya.


Lalu ada Barbarossa atau Barbosa Si Bajak Laut. Dalam film The Pirates Of Caribiean diceritakan ia adalah salah satu bajak laut musuh bebuyutan Jack Sparrow, yang kemudian menjadi sekutunya. Barbosa ini bajak laut yang selalu dikerjain dalam film tersebut.


Faktanya, ada dua nama Barbarossa, yakni Hayreddin Barbarossa dan Oruç Barbarossa. Keduanya adalah pahlawan Islam.


Kakak adik pelaut ulung inilah yang berhasil menyeberangkan para pengungsi Andalusia dari penindasan Isabel dan Ferdinand di masa Reconquista ke Afrika Utara.


Kemudian dengan bantuan Daulah Utsmani, Oruç berhasil merebut Aljir pada 1516 dan menjadi sultan Aljir. Hanya dua tahun berkuasa, ia syahid oleh tentara Isabel dan Ferdinand.


Tampuk kepemimpinan lalu dilanjutkan adiknya Hayreddin (1478–1546). Ia berjuang selama 30 tahun memerangi pasukan Spanyol dan berhasil meluaskan wilayah Daulah Utsmani dari Laut Hitam sampai Pantai Atlantik di Maroko.


Coba tanyakan pada milenial penggemar film yang dibintangi Johnny Depp itu, siapkah Barbarossa? Adakah yang masih mengetahui itu adalah pahlawan yang menyelamatkan saudara-saudara kita dari tragedi Andalusia?


Di belahan bumi lain, juga ada pahlawan Muslim bernama Zombie atau Zumbi. Tepatnya di Brazil. Ia hidup sekitar tahun 1643, dan berhasil mendirikan sebuah pemerintahan Islam di sana.


Pasukan Portugis yang menguasai Amerika Selatan telah berusaha menghapuskan Islam dengan secgala cara. Agama yang banyak dianut para budak perkebunan tebu yang dibawa dari Afrika. Zumbi lah yang membangkitkan kembali cahaya Hidayah di wilayah tersebut.


Namun, nama Sang Pahlawan ini kemudian didiskreditkan menjadi sosok mayat hidup yang suka memakan otak manusia.


Dalam benak banyak generasi muda Muslim sekarang, yang dipahami tentang zombie adalah seperti penggambaran dalam serial The Walking Dead atau film box office Korea Train to Busan.


Ayo, pahami sejarah, supaya kita tidak terjebak menggunakan istilah yang salah. Yang akan mengaburkan nama besar para pahlawan yang telah mengorbankan darah dan air matanya untuk tegaknya agama Allah.